Semalam dapat jugak berjalan2 membeli buku di pwtc. Meriah juga pameran buku kali ni, walaupun semalam tak berapa ramai orang yg datang ke pameran tersebut. Tapi kelam kabut juga, sebab sampai lambat di pwtc,so tak banyak masa yg tinggal dan nk beli buku ni bukan mcm beli pakaian, kena baca dulu skit, tgk isi kandungan... kena tgk jugak harga die.. buku skrg ni mana ade yg murah2
Ini lah buku2 yg sempat di beli semalam, ehe.. tak tahu la sbb apa minat pulak psl tajuk2 ini kali ni
BELAJAR EQ dan SQ DARI SUNAH NABI
Sinopsis
Kecerdasan adalah sebuah misteri. Sebagai proses berpikir, cerdas berarti mampu memberikan definisi, makna dan keputusan secara cepat, tepat dan akurat. Keputusannya sedemikian kokoh, sebab ia didasarkan pada kelengkapan pengetahuan, dalamnya pengalaman dan runcingnya keyakinan.
Muhammad Saw selain disifati dengan sifat shiddiq (benar), amanah (dapat dipercaya) dan tabligh (transparan), juga disifati sebagai seorang fathanah (cerdas). Baik dalam kapasitasnya sebagai manusia biasa, maupun sebagai seorang rasul. Semua ucapan, pikiran, tindakan dan perasaannya dikemukakan dengan dasar argumen yang meyakinkan. Tidak hanya diakui oleh para sahabat dan kaum mukmin pada umumnya, namun kecerdasan Muhammad Saw juga diakui oleh para pemuka Yahudi dan Nashrani.
''Semangat yang ingin dibangun oleh buku ini bukan pada penjelasan diferensiatif antara rasio, emosi, dan spiritualitas. Justru buku ini beruaha menjembatani semuanya melalui penjelasan sunah Nabi. Islam tidak mengenal dikotomi antara jasmani dan ruhani, antara ruh dan jasad. Keduanya memiliki ikatan fungsional dalam membangun tatanan kehidupan sosial yang dipandu oleh nilai-nilai spiritual (ilahiah).''Ary Ginanjar Agustian, Penulis buku ''Best Seller'' ESQ
_______________________________________________________
99 Q, Kecerdasan 99 : Cara Meraih Kemenangan dan Ketenangan Hidup Lewat Penerapan 99 Nama Allah (Buku Pertama)
Dalam dunia ilmu pengetahuan berkembang temuan tentang tingkat kecerdasan umat manusia. Mulai dari Intelligence Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), dan terakhir Spiritual Quotient (SQ). Temuan-temuan tersebut menandakan adanya potensi-potensi tersembunyi di dalam diri manusia yang harus terus digali, sehingga mampu mengaktualisasikan dirinya secara maksimal. Begitupun dengan 99 Quotient (Kecerdasan 99) yang dijelaskan oleh buku ini.
99 Quotient (99Q) merupakan sebuah istilah yang diilhami oleh 99 nama Allah. Di dalam diri manusia terdapat 99 potensi kecerdasan dan kemampuan yang merupakan manifestasi dari 99 nama Allah tersebut. Dalam sebuah hadis Nabi Muhammad Saw, disebutkan, "Sesungguhnya Allah menciptakan Adam sesuai dengan citra-Nya," (HR Bukhari dan Muslim).
Dalam penjelasan sufistik Ibnu Arabi, hadis ini mengandung makna bahwa sejak awal penciptaan manusia, Allah menyimpan pengetahuan tentang segala sesuatu di dalam diri manusia. Pengetahuan tersembunyi tersebut -menurut Carl Gustav Jung- terekam dalam bawah sadar (sub-conscious). Di alam bawah sadar ada muatan yang akan membuat pengetahuan meningkat tak terkira apabila dapat dihidupkan.
Di sinilah buku ini hadir dengan mencoba menjelaskan baik secara teoretis maupun praktis langkah-langkah untuk mengejawantahkan 99 kecerdasan yang tersembunyi di dalam diri manusia. Buku ini tidak sekadar membahas kecerdasan tersebut dari berbagai sudut pandang, tetapi memberikan cara mudah untuk mengaktualisasikan potensi-potensi tersebut dengan melatihnya melalui 99 nama Allah.
"Nama-nama Allah itu mengungkapkan hakikat-Nya pada manusia yang sekaligus pula membimbingnya kembali kepada Allah yang merupakan satu-satunya sumber keseluruhan realitas."
--Seyyed Hossein Nasr
Profesor Islamic Studies, di George Washington University, Amerika Serikat